Hubungi Kami
Event Pelatihan

Mengenal Bisnis Peternakan Terintegrasi melalui Intensive Livestock Bootcamp Batch 5 nusaQu

Oleh Nama Penulis - 31 July 2026
9 kali dilihat

Perkembangan industri peternakan modern menuntut para pelaku usaha untuk memiliki pemahaman yang lebih luas, tidak hanya mengenai teknik penggemukan ternak, tetapi juga mencakup aspek genetik, manajemen pakan, kesehatan hewan, sumber daya manusia, hingga strategi pemasaran. Pengelolaan yang terintegrasi menjadi salah satu kunci dalam menciptakan bisnis peternakan yang efisien, produktif, dan berkelanjutan.

Melihat kebutuhan tersebut, PT Nusa Sentosa Indonesia (nusaQu) kembali menyelenggarakan Pelatihan Bisnis Ternak Terintegrasi Batch 5 melalui program Intensive Livestock Bootcamp (ILB) pada 25–26 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 12 peserta dari berbagai latar belakang yang memiliki ketertarikan untuk memahami lebih dalam mengenai pengelolaan bisnis peternakan secara terintegrasi.

Melalui pelatihan selama dua hari, peserta tidak hanya mendapatkan materi secara teori, tetapi juga memperoleh pengalaman praktik dan observasi langsung di lingkungan peternakan nusaQu. Peserta diajak memahami bagaimana setiap lini dalam bisnis peternakan dapat saling terhubung, mulai dari pemilihan ternak, pakan, kesehatan, sumber daya manusia, hingga pemasaran.

Kegiatan Intensive Livestock Bootcamp Batch 5 dibuka oleh Bapak Nanang Sugiarto selaku Founder & CEO nusaQu. Dalam sesi pembukaan, ia menjelaskan perjalanan nusaQu dalam membangun sistem peternakan terintegrasi dari hulu hingga hilir.


Peserta diperkenalkan pada berbagai lini yang mendukung ekosistem bisnis peternakan, mulai dari penggemukan ternak, pengelolaan limbah, hingga pemasaran. Pemaparan tersebut memberikan gambaran bahwa keberhasilan bisnis peternakan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan dalam memelihara ternak, tetapi juga oleh bagaimana seluruh proses dalam rantai bisnis dapat dikelola secara sinergis.

Materi kemudian dilanjutkan oleh Mba Demiar mengenai pemilihan sapi bakalan dan tahapan pra-penggemukan. Peserta mempelajari berbagai kriteria yang perlu diperhatikan sebelum memilih sapi untuk digemukkan, seperti umur, bobot awal, kondisi fisik, serta kesiapan ternak sebelum memasuki fase penggemukan.

Tidak berhenti pada pembelajaran di dalam kelas, peserta kemudian diajak berkeliling kandang untuk melihat secara langsung berbagai jenis sapi yang tersedia serta memahami penerapan manajemen kandang, termasuk penggunaan karpet sapi sebagai salah satu fasilitas pendukung pemeliharaan ternak.

Pembahasan selanjutnya beralih pada manajemen domba dan kambing. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai karakteristik dan perbedaan kedua jenis ternak tersebut, kebutuhan pakan, perhitungan pemberian pakan, hingga berbagai penyakit yang umum ditemukan pada domba dan kambing. Materi ini memberikan perspektif bahwa setiap jenis ternak membutuhkan pendekatan manajemen yang berbeda sesuai karakteristik dan kebutuhannya.

Salah satu aspek penting dalam operasional peternakan adalah manajemen pakan. Mas Hisyam menjelaskan berbagai hal yang berkaitan dengan pakan, mulai dari jenis pakan yang digunakan hingga waktu dan pengaturan pemberiannya. Pengelolaan pakan menjadi bagian penting karena berhubungan langsung dengan efisiensi operasional serta pertumbuhan dan performa ternak.

Memasuki hari kedua, peserta mendapatkan materi mengenai manajemen sumber daya manusia (SDM) yang disampaikan oleh Mba Via selaku HRGA. Materi membahas struktur perusahaan serta bagaimana pengelolaan SDM diterapkan di nusaQu hingga mampu menjalankan operasional dengan hampir 70 karyawan, baik yang bekerja di kantor maupun di lapangan sebagai bagian dari tim kandang.

Sesi berikutnya menjadi salah satu materi utama dalam pelatihan, yaitu manajemen kesehatan ternak yang disampaikan oleh drh. Cecep Dani dan drh. Arif S. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan ternak melalui program vaksinasi yang tepat serta kemampuan melakukan deteksi dini terhadap penyakit.

Pemahaman mengenai kesehatan ternak menjadi bagian penting dalam sistem penggemukan karena kondisi kesehatan yang baik akan mendukung pertumbuhan dan performa ternak secara optimal. Dengan kemampuan mengenali potensi gangguan kesehatan sejak dini, risiko kerugian dalam usaha peternakan juga dapat diminimalkan.

Setelah membahas aspek teknis dan operasional, materi dilanjutkan dengan strategi pemasaran bisnis peternakan yang disampaikan oleh Mas Reza. Peserta diajak memahami pentingnya mengenali target pasar, menentukan positioning, serta membangun branding yang kuat. Dalam industri yang semakin kompetitif, kemampuan memasarkan produk menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keberhasilan sebuah bisnis peternakan.

Sebagai bagian dari pembelajaran langsung, peserta kembali diajak berkeliling kandang utama nusaQu. Pada sesi ini, peserta mempelajari perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) sekaligus mengenali karakteristik dan keunggulan dari berbagai jenis sapi yang ada di kandang.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan pembagian sertifikat kepada seluruh peserta sebagai tanda telah mengikuti Intensive Livestock Bootcamp Batch 5.

Melalui rangkaian materi, diskusi, dan praktik langsung di kandang, peserta Intensive Livestock Bootcamp Batch 5 mendapatkan pengalaman untuk melihat lebih dekat bagaimana sebuah bisnis peternakan dijalankan secara terintegrasi. Mulai dari pemilihan ternak, pengelolaan pakan, kesehatan hewan, manajemen SDM, hingga perhitungan HPP dan strategi pemasaran, seluruh proses memberikan gambaran nyata bahwa setiap bagian memiliki peran penting dalam keberlangsungan usaha peternakan.

Lebih dari sekadar pelatihan, kegiatan ini menjadi ruang bagi peserta untuk belajar dari pengalaman dan praktik yang diterapkan langsung di lingkungan nusaQu. Harapannya, pengalaman selama dua hari tersebut dapat menjadi bekal bagi peserta untuk mengembangkan wawasan, membangun usaha peternakan, serta melihat peluang di industri peternakan dengan perspektif yang lebih luas.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran event pelatihan, kunjungi nusaqu.id/ilb atau hubungi tim kami