
Di nusaQu, setiap sumber daya dimanfaatkan secara optimal melalui konsep pertanian dan peternakan terintegrasi. Salah satu inovasi yang dijalankan adalah pemanfaatan ampas gandum sebagai pakan sapi, yang kemudian menghasilkan kotoran untuk pakan cacing, dan pada akhirnya memproduksi sekam gandum berkualitas tinggi sebagai bahan media tanam.
Sistem ini bukan hanya menghemat biaya, tetapi juga menciptakan siklus produksi berkelanjutan tanpa limbah.
1. Ampas Gandum sebagai Pakan Sapi
Ampas gandum merupakan hasil samping dari proses penggilingan gandum. Mengandung serat, protein, dan energi, bahan ini menjadi campuran ideal dalam pakan sapi.
Di nusaQu, ampas gandum dikombinasikan dengan hijauan dan pakan konsentrat, sehingga:
2. Kotoran Sapi untuk Budidaya Cacing Tanah
Setelah sapi mengonsumsi pakan berbasis ampas gandum, kotoran yang dihasilkan masih menyimpan nutrisi dan serat. Kotoran ini difermentasi singkat agar lebih aman, lalu digunakan sebagai pakan utama cacing tanah (ANC).
Kandungan serat dari ampas gandum membuat cacing tumbuh sehat, cepat berkembang biak, dan menghasilkan kascing — pupuk organik berkualitas tinggi.
3. Sisa Sekam Gandum dari Pakan Cacing
Dalam proses budidaya cacing, tidak semua sekam gandum habis dimakan. Sisa sekam ini memiliki ciri:
Sekam ini lalu dimanfaatkan kembali sebagai campuran media tanam bersama kascing dan pupuk kandang matang.
4. Keunggulan Sekam Gandum untuk Media Tanam
5. Formulasi Media Tanam Berbasis Sekam Gandum
Sekam gandum bekas cacing menjadi komponen unggul dalam media tanam, baik dengan tanah maupun tanpa tanah.
Formula A – Dengan Tanah
Formula B – Tanpa Tanah (Soilless Mix)
📌 Bisa ditambah cocopeat 10–20% untuk daya simpan air atau arang sekam 10% untuk memperpanjang umur media.
Dapatkan Sekam Gandum Berkualitas di NusaQu
Jika Anda mencari sekam gandum berkualitas tinggi yang sudah difermentasi untuk media tanam, NusaQu menyediakannya langsung dari sumbernya. Beli sekarang di shop.nusaqu.id dan nikmati manfaat media tanam organik yang ramah lingkungan serta mendukung pertumbuhan tanaman lebih optimal
11 April 2026
05 April 2026
01 April 2026
20 March 2026
20 March 2026