Hubungi Kami
Event Pelatihan

Webinar Livestock Future Path x Appaloosa Entrepreneurship

Oleh Nama Penulis - 03 December 2025
501 kali dilihat

“Dari Roda Ojol ke Ribuan Sapi: Kisah Kebangkitan Pak Nanang Sugiarto Membangun nusaQu Indonesia”

Perkembangan industri peternakan Indonesia semakin menuntut inovasi, daya saing, serta kemampuan adaptasi yang tinggi. Generasi muda dan pelaku usaha peternakan perlu mendapatkan wawasan baru untuk memahami arah perkembangan industri di masa depan. Sebagai bagian dari dukungan terhadap edukasi dan dunia agripreneurship, Fakultas Peternakan Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan Webinar Livestock Future Path (LFP) x Appaloosa Entrepreneurship (APPASHIP) dengan menghadirkan kisah inspiratif dari Founder nusaQu Indonesia, Nanang Sugiarto, S.T.P.. Webinar yang mengangkat tema “Dari Roda Ojol ke Ribuan Sapi” ini menjadi ruang bagi peserta untuk mempelajari perjalanan membangun usaha peternakan modern dari awal.

Webinar dilaksanakan pada Selasa, 2 Desember 2025, mulai pukul 15.30 WIB melalui platform Zoom Meeting, dan terbuka bagi mahasiswa serta masyarakat umum yang ingin memahami perkembangan industri peternakan modern. Peserta dapat melakukan registrasi melalui link resmi UNS.

Sebagai pembicara utama, Nanang Sugiarto membagikan perjalanan kariernya, mulai dari bekerja sebagai ojek online hingga mendirikan nusaQu Indonesia, sebuah perusahaan agritech yang menggabungkan peternakan tradisional dengan sistem modern dan teknologi digital. Melalui pemaparan tersebut, peserta diajak melihat bahwa inovasi dan kegigihan mampu membawa perubahan besar dalam industri peternakan.

Pada sesi materi, peserta mendapatkan sejumlah wawasan penting mengenai:

  • Inovasi dan tren terbaru dalam dunia peternakan
  • Penerapan teknologi dalam manajemen peternakan modern
  • Strategi membangun bisnis peternakan dari skala kecil hingga bertumbuh besar
  • Tantangan industri dan cara mengembangkan potensi pasar

Salah satu pertanyaan yang menarik perhatian dalam sesi tanya jawab adalah mengenai strategi komunikasi yang digunakan untuk memperkenalkan nusaQu kepada masyarakat dari skala kecil, menengah, hingga besar.

Menanggapi hal tersebut, Pak Nanang menjelaskan pendekatan komunikasi yang berbeda berdasarkan karakteristik masing-masing segmen:

  • Skala Kecil: Fokus pada edukasi dasar, membangun kepercayaan, serta memberikan contoh langsung manfaat program dan produk nusaQu.
  • Skala Menengah: Menekankan efisiensi, potensi peningkatan produktivitas, serta dukungan teknis yang terstruktur. Komunikasi dilakukan melalui kombinasi digital dan pertemuan langsung.
  • Skala Besar: Pendekatan profesional berbasis data, analisis bisnis, keberlanjutan, dan potensi kerja sama jangka panjang. Pengambilan keputusan biasanya membutuhkan proposal resmi dan presentasi strategis.

Penjelasan ini memberikan peserta gambaran nyata bagaimana nusaQu membangun hubungan dengan berbagai lapisan masyarakat, sekaligus memperluas jangkauan bisnis secara efektif.

Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan banyaknya pertanyaan seputar strategi pemasaran, pengembangan usaha, serta peluang industri peternakan masa depan. Webinar berlangsung dinamis dan memberi insight yang relevan bagi para calon wirausaha di bidang peternakan.

Webinar Livestock Future Path x Appaloosa Entrepreneurship berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi peserta yang ingin memperdalam wawasan seputar industri peternakan modern dan entrepreneurship. Melalui kisah inspiratif dan penjelasan mendalam dari Pak Nanang Sugiarto, kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk terus berinovasi, berani memulai, dan berkontribusi pada kemajuan sektor peternakan di Indonesia. nusaQu Indonesia akan terus mendukung kegiatan edukatif yang memperkaya pengetahuan dan membuka peluang baru bagi perkembangan agritech di tanah air.